Dulu jaman kuliah para para dosen-dosenku sering sekali mengatakan "Pasien adalah Gurumu". Dan nggak nyangka juga perkataan tersebut terbukti. Walau secara nggak langsung, Pasien akan "mengajari" kita banyak hal dan "menegur" kita akan "kesalahan" kita. Pokoknya layaknya seorang guru deh. Tapi tentunya tanpa bawa bambu penunjuk, gaya khas guru-guru jaman saya sekolah dulu. Pasien yang dateng dihadapan saya ada yang menegur dan ada juga yang mengajari.
Suatu sore saat saya lagi asik nongkrong saya kedatangan pasien seorang laki-laki usia sekitar 60an tahun. Terlihat sekali salah satu matanya sangat muerah. Dah kaya catnya ferrari deh. Tapi ada sedikit kuning-kuning karena banyak tahi mata. Saya masih ingat, 2 hari yang lalu pasien ini dah dateng memeriksakan matanya.
Suatu sore saat saya lagi asik nongkrong saya kedatangan pasien seorang laki-laki usia sekitar 60an tahun. Terlihat sekali salah satu matanya sangat muerah. Dah kaya catnya ferrari deh. Tapi ada sedikit kuning-kuning karena banyak tahi mata. Saya masih ingat, 2 hari yang lalu pasien ini dah dateng memeriksakan matanya.






