Den Bei Satria FU Pindah Garasi

Sugeng rawuh poro miarso kakung soho putri... Om-om, tante-tante... silahkan dinikmati hidangan ala kadarnya. Banyak hidangan disini yang saya comot langsung dari dapurnya fuholic lho...

Mungkin banyak yang gak ngerti siapa sih Fuholic???Fuholic bukanlah nama pemain LA Galaxy ataupun temannya Ayu ting-ting...  FuHolic adalah salah satu blog yang berisi khusus catatan-catatan saya tentang keseharian selama bersama Den Bei Satria. Den Bei Satria punya nama lengkap Satria F150 atau lebih tenar dengan nama Satria FU. Selama Den Bei Satria mendampingi saya dalam bertugas di Maluku tentu banyak suka dan dukanya untuk bisa dijadikan sebuah catatan. Selama ini saya mempostingkan catatan harian Den Bei Satria di fuholic.blogspot.com Mulai dari sekedar pilih oli, ganti rantai sampai mandiin Den bei pun saya catat lho. Jadi harap maklum kalo isinya kadang nggak penting...


Untuk sebuah blog, fuholic umurnya masih relatif belia. Jumlah postingannyapun masih kurang dari 100. Karena berbagai alasan dan dengan penuh pertimbangan saya memutuskan untuk memindahkan catatannya Den Bei Satria dari fuholic ke rumah utama saya di dukundigital.com.  Ya konsekwensinya tentunya saya harus meng-copypaste-kan postingan satu per satu. Jadi jangan heran kalo suatu saat nemu postingan yang  isinya sama plek antara fuholic dan dukundigital. Karena emang copas saja. Karena udah pindah rumah, dengan sendirinya  saya harus rela membiarkan fuholic mati suri ngga diupdate. Tapi disisi lain, dukundigital bakalan kedatangan tamu-tamu baru alumni dari fuholic.

Buat para temans dan jamaah dukundigital dan juga alumnus Fuholic... maaf atas ketidaknyamanan ini. Dan harap maklum blog ini isinya akan semakin gado-gado... !!! 
Ada Timun, Bayam, Seyatan dan utala..... Capcuss.....


Angkat Bendera Putih

Bak seorang pendekar didunia persilatan. Tiap purnama harus turun gunung mencari mangsa. Begitupun diriku, minimal sekali sebulan dengan melewati hutan belantara harus turun ke kota kabupaten. Selain untuk sekedar ambil uang atau belanja susu untuk najwa kadang juga harus ada urusan birokrasi di dinas pemerintah.

Perjalanan pergi pulang 300an kilometer dan hanya hutan, hutan dan hutan. Tak hanya sekali atau dua kali saja saya as a alone rider pake motor hasil ngamen. Untuk jalan sendirian melewati lebatnya hutan pulau Seram, yang ditakutkan bukan binatang buas atau hantu, Melainkan motor yang ngambek. Jangan berharap nemu bengkel. papasan dengan orang saja bisa di itung dengan jari kok. So, kalo kendaraan ada trouble ya solusinya benerin sendiri atau nunggu perubahan nasib tengah hutan. 


Soal bersua dengan binatang dijalan udah cukup sering.  Dan palingan rusa, babi hutan, kasuari, dan ular. beserta temen-temennya Untuk hantu, alhamdulillah blom pernah... Sosok hantu jeruk purut, jeruk nipis maupun hantu es jeruk belom pernah ada cerita yang ketemu langsung. Kalopun ketemu palingan ajak kenalan dan mintain PIN BB nya kali yah...

Kerja didaerah yang sangat terpencil memang mesti sabar dan nrimo. Untuk sekedar mau makan endhok gemak a.k.a telor puyuh saja harus kekota. Apalagi mau steak atau pizza. butuh naek pesawat baru bisa ketemu.  Ngomong-ngomong soal pesawat jadi inget kejadian beberapa tahun silam. Tiket pesawatpun yang udah online dan real time pun saya juga harus sabar dan nrimo. 

Kala itu saat saya mo cuti . Jauh-jauh hari,  seperti biasanya, orang kantor dah ngurusin soal pemesanan tiket pesawat ke seseorang perwakilan kantor di Ambon. Pas hari H nya saya  bela-belain berangkat dini hari agar bisa nyampe bandara sesuai  waktu yang ditentukan. Sesampainya di bandara,  ketemu deh dengan perwakilan orang kantor, yang bawaain tiket pesenan tersebut. Tanpa saya periksa. Dengan pede, dah nenteng koper berisikan oleh-oleh masuk ke masuk barisan antrian untuk check in. Sambil menunggu giliran aku periksa tiketnya. Saat aku lihat ternyata  tiket  tersebut untuk  penerbangan besoknya.  Wasyemmmm..!!!. Dan apesnya lagi, tiket tersebut tiket promo, yang artinya nggak bisa di reschedule... Kwirikkkk....!!! Mo salahin siapa.... Nasi sudah menjadi Basi, mo dibikin bubur sudah nggak bisa.. Terpaksa deh angkat bendera putih, nyerah dan keluar dari antrian.... Gelandang dulu di Ambon.




Beda Warna Satu Rasa


Iseng-iseng ngeliat segepok majalah ratjoen JIP yang tertata diatas meja. jepret deh... 

Dijepret pake kolor celana Canon A650, maklum blom punya DSLR.
ISO 200
1/4 Sec
F 2.8
7.4 mm

BRI, BNI dan Mandiri [ SMS Banking Untuk Android ]

SMS Banking dah nempel di Android

Nggak bisa dipungkiri, saya sudah termasuk addicted banget dengan internet. Internet yang sudah saya gauli sejak tahun 1996, serasa udah mendarah daging. Hidup tanpa ada akses internet serasa Masakan tanpa garam.. Hambar.  "Untung ada internet" Begitulah kira-kira salah satu alasan yang bisa membuat saya masih bisa betah tinggal di Arara Maluku. So meski jauh dari peradaban, saya masih bisa melihat dan menerawang dunia luar. Meskipun tanpa meraba. Dan dengan internet juga saya masih tetap bisa melakukan transaksi financial. Kerana gak bisa lewat ATM. Mesin ATM terdekat ya di kota kabupaten Masohi yang jaraknya nggak kurang dari 130km atau sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan. Jadi transaksi keuangan saya lakukan lewat internet banking atau mobile banking.

Kebetulan saya pakenya  BCA dan BRI. Untuk BCA internet banking, bener-bener hanya butuh jaringan internet dan ditambah sebuah device yang disebut KeyBCA sebagai pengamanan tambahan. Untuk mobile bankingnya, BCA telah menyiapkan m-BCA yang langsung terintegrasi dengan simcard henpon kita.

Berbeda dengan BRI. Internet banking BRI, Selain membutuhkan jaringan internet juga masih membutuhkan jaringan seluler untuk  pengiriman m-Token. m-Token fungsinya mirip dengan KeyBCA, yaitu sebagai pengamanan tambahan dalam bertransaksi. Sedangkan untuk mobile banking,  BRI sudah menyiapkan aplikasi yaitu BRImobile.jar. Berhubung ekstensinya JAR aplikasi tersebut nggak support untuk semua jenis HP. Termasuk untuk HP yang ber OS kan Android yang saya pake.

Untung ada sule internet.... Akhirnya saya coba tanya deh ke mbah google. Agar aplikasi BRImobile.jar tersebut dapat digunakan di Android. Dan dapetlah solusinya yaitu dengan cara meng-convert BRImobile.jar menjadiBRImobile.apk. Yuuhuuu... BRImobile yang berformat jar dah disulap jadi apk.  Tapi untuk bisa digunakan di android, harus ada langkah tambahan yaitu harus install dulu J2ME_runner.apk, setelah J2ME_runner.apk terinstall barulah BRImobile.apk nya  diinstall. Dannn "this is it... BRI mobile for Android siap dinikmati....." *geal-geol ala Farah Quinn

Temans gak perlu galau, Kalo pengen nyobain SMS Banking BRI, BNI 1946 dan Mandiri  nih ada link downloadnya kok...
J2ME_runner.apk
BRI mobile.apk
Nih ada bonus link.... This is it, SMS banking Untuk Android... !!! *Geal geol lagi ala Parah Kuwin dengan lebih parah....
BNI mobile SMS Banking
Mandiri SMS mobile Banking

Maksih dah mampir di dukundigital... Tetep stay tune yahhh....







7 Alasan Kenapa Tetap Merokok

Nggak hanya di mobil ini saja. Di pesawat, di kereta dan ditempat-tempat umum banyak juga peringatan yang serupa. Dilarang merokok. Tapi kenapa yah masih banyak orang yang melanggar dan acuh dengan peringatan tersebut. Saya mencoba mencari tahu apa alasan 'misterius' yang membuat orang tetep mempertahankan kebiasaan yang jelas-jelas secara penelitian medis sangat tidak menyehatkan. 

Dari hasil hunting didapatkan beberapa kesimpulan sisi positif merokok antara lain :
  • Merokok konon juga dapat mengurangi resiko kematian, karena sangat juarang banget diberitakan orang meninggal dalam posisi merokok.
  • Menghindarkan dari perbuatan jahat, karena juarang sekali orang membunuh, berkelahi, mencuri sambil merokok.
  • Baik untuk basa basi dan keakraban, misal nih kalo ketemu orang yang baru kita kenal bisa kita tawarkan rokok,, coba kalo kita tawarkan uang.. kan nggak lucu.
  • Memberikan tambahan lapangan kerja bagi jutaan orang antara lain Buruh pabrik rokok, Supervisor pabrik rokok, Sopir pabrik rokok, Dirut pabrik rokok, Pedagang asongan, Perusahaan farmasi khususnya obat batuk, Dokter dan masih banyak lagi.
  • Membantu pembuatan film agar terihat lebih keji dan jahat saat adegan penjahat menyundut rokok ke jagoannya...  * Penderitaan itu pedih jendral...!!
  • Menambah kenikmatan. Sungguh nikmat ngopi disore hari, sambil makan pisang goreng di penggir pantai menikmati sunset. Apalagi sambil merokok... 
  • Kata para perokok...Penelitian menyebutkan bahwa perokok pasif lebih berbahaya dibanding dengan perokok aktif, maka dari itu aktiflah merokok!
Hmm... alasan-alasan diatas mungkin baru beberapa saja. Tentu masih banyak alasan-alasan yang lain bagi para perokok yang ingin membuat pembenaran terhadap kecintaannya terhadap nikotin. Sah-sah saja merokok.. tapi sekali lagi.. pliiss kalo ngerokok asap dan abunya juga ditelan juga yah....






Tempat Penitipan

Saya (dan sebagian orang) yang bekerja di site yang sangat terpencil, cuti merupakan hal yang dinanti-nantikan. Terlebih setelah berminggu-minggu dengan rutinitas kerjaan yang menjemukan ditambah lagi jauh dari keluarga, jauh dari akses modernitas, minim sarana hiburan, nggak ada mall, nggak ada resto. Hari datangnya cuti bak oase di tengah padang pasir (Lebay banged). Lega dan plong banged...

Beberapa hari sebelum berangkat cuti, saya biasanya sudah mem-planning-kan berbagai acara. Mulai dari sekedar jalan-jalan, bersilaturahmi ke sodara-sodara hingga urusan yang formal. Tapi giliran sudah nyampe di Jawa, semua rencana yang telah tersusun rapi akhirnya harus berantakan. Banyak sekali hal yang menyebabkan rencana yang tersusun jadi berantakan. Salah satunya, tapi bukan yang utama, yaitu request pembelian.

Sudah menjadi tradisi turun temurun jika ada karyawan yang cuti ke Jawa biasanya akan mendapatkan request pembelian a.k.a nitip beliin.  Mulai dari baju, batik, sandal, sepatu, jam, tas, jilbab, mukena, sarung. Terkadang juga nitip barang-barang elektronik, semacam laptop, speaker, Henpon dll. Bahkan pernah juga ada yang nitip rante sepeda motor. Busyet dah... Napa nggak gardan truk sekalian yah. Mentang-mentang keseharianku urusan dengan obat dan apotik, ada juga temans nitip dibeliin obat. Bahkan pernah juga yang nitip dibawain kondom. Untung nitipnya kondom yang masih baru... bukan yang seken. Haduh ada-ada saja nih manusia....

Sebagai orang yang sering dipeseni, saya sering merasakan dilema antara mengabulkan pesan atau tidak. Disatu sisi, pengen  banget membantu membelikan pesenan-pesenan tersebut, karena memang dilokasi kerja, barang-barang tersebut sangatlah langka dan kadang gak ada. Toh kalopun ada, harganya selangit. jadi ngerasa kasian juga kalo titipan tersebut tidak bisa terbeli. Tapi disisi laen, kadang merasa kerepotan harus meluangkan sedikit banyak waktu untuk hunting kesana kemari, membandingkan harga, membandingkan model dan juga kualitas. Sementara waktu cuti terbatas hanya 2 minggu. Praktis waktu cuti jadi semakin pendek karena harus "terbuang" untuk mencari barang-barang titipan. Selain itu bagasi pesawat hanya dibatasi sekitar 20an kilo, otomatis kalo titipan buanyak harus bayar kelebihan bagasi. Nombok deh...
 
Tambah sebel lagi kalo yang nitip nggak pake perasaan.... kaya yang satu ini nih...
"Pak mau cuti yah?? tolong beliin helem yah, nanti uangnya saya ganti kalo dah balik sini...."
"Yang model gimana?"
"Yang fullface kaya pembalap satu,  yang biasa dua. "
"Haaa tigaaa??"
"Iya...Buat serep pak, Jaga-jaga kalo helemnya pecah "
"Helem sekalian kepalanya juga gak??Jadi nanti kalo pale lo yang pecah masih ada serepnya juga...??"