Allah telah menciptakan sesuatu berpasang-pasangan. Supaya lengkap. Ada siang ada malam, Ada laki-laki ada perempuan, Ada Suka ada Duka. Apa jadinya jika salah satu pasangan tersebut dihilangkan. tentu terasa aneh dan janggal bukan.
Minggu kemarin Aku , Istri dan anakku berencana jalan-jalan. Naek motor sih... Niatnya cuma refreshing, maen ke Wahai. Wahai adalah "ibukota" kecamatan di Seram Utara. Sambil menikmati hijaunya hutan Tanam Nasional Manusela. Perjalanan diperkirakan akan ditempuh selama satu jam lebih.
Namanya juga anak kecil. Najwa Putriku yang baru berumur 2 tahun, kalau lagi diajak naek motor ataupun mobil seringnya tidur pulas. biasanya baru berjalan 5 km dia sudah nyenyak. Eh bener, ritual tidur di kendaraan di jalani putriku lagi. tidur nyenyak deh.., akhirnya saat setengah perjalanan barulah istriku menyadari kalo sandal sebelah kiri yang dipakai anakku sudah tidak pada tempatnya. Jatuh di tengah jalan yang berhutan-hutan deh...




