Setting Costum Domain

Melanjutkan postingan tentang keluh kesah soal dukundigital[dot]com nggak bisa dibuka jika gak pake www. Ternyata banyak temans yang ngasih solusi dengan fast respond ala kaskus. Banyak option solusinya yang di sarankan oleh temans untuk men-eredirect domain blablabla[dot]com ke www[dot]blablabal[dot]com. 
Berikut Kopas pilihan langsung dari cacian di blog ini...

e71 Baterai Boros & Symbian signed

Dari judul postingan kelihatan banged kalo sang author adalah pengamat musik, dan ngerti banged tentang genre musik. *gubrak cenat cenut*

Berawal dari soal kebinungan gara-gara e71 kok boros batre, akhirnya tanya ngalor ngidul dapet deh  beberapa akar masalah. Asalmuasal keborosan ini bemula gara-gara saya ngeinstall garminawati xt di nokia e71 sayah. Yang bisanya batere bisa tahan 2-3 hari eh setelah di install garmin itap hari harus ngecharge. Ternyata pengelaman ini nggak cuma saya saja, banyak para user e71 yang mengeluhkan hal yang sama. Untuk keluar dari keterpurukan ini... *melo njijiki* akhirnya saya coba berburu di opa gugel. Dan dapet beberapa tips agar batre e71 dan hape-hape lain nggak boros. nih linknya... langsung dari kakus.

Pubish Not For Publish

Perjalanan dari Puskesmas meluncur ke Masyohi. Setelah tikungan berpuluh puluh biji di bukit sekitar gunung Binaya akhrinya sampailah di dataran. Kampung pertama setelah puluhan kilo Hutan adalah Waipia. Disitulah biasa para rider nyelehke boyok.

Hal yang sama kulakukan. Istirahat sebentar di sebuah emper toko sekaligus tempat isi bensin. Nggak cuman aku sendiri, ada bapak-bapak juga beristirahat. Ada beberapa orang yang menunggu transportasi umum.

Aku masuk toko. Ambil sebotol minuman dingin Ponari Sweat untuk menghilangkan dahaga. Seger memang. Konon katanya Ponari sama kandungannya dengan infus. Pabriknya kalo tak salah emang Sama sih. Saat bayar di kasir toko tersebut, yang kebetulan disebelahnya ada TV ukuran 14inch lagi menyiarkan berita Ambon. Diberitakan bahwa 
"Hari ini kota Ambon tegang, lagi ada bentrok massa di Batu Merah. Masyarakat Ambon mulai panik."

Hoax : SMS dari Kapolres

Tau nggak apa tuh Makalua?? Makalua dari bahasa Maluku, yang kurang lebih artinya orang yang sedang mencari organ tubuh untuk tujuan tertentu. Sehingga tak segan untuk menculik dan membunuh korban untuk di ambil organ tubuhnya. Biasanya organ yang diambil adalah kepala dan konon katanya untuk persembahan bikin jembatan atau rumah adat. Selama saya di Seram, saya sering mendengar isu tentang  adanya Makalua. Hampir tiap tahun  isu tersebut gak pernah absen. . 

Belakangan ini ada isu beredar di Masyohi dan sekitarnya. Isu tersebut disebarkan lewat SMS dari hape ke hape. Saya pribadi belum pernah dapet SMSnya sih. Tapi, teman dan tetangga di Arara sana dah ada yang dapet. Isinya lagi-lagi sama, yaitu Makalua yang sedang beroperasi. Karena dulu signal HP belum seluas sekarang, jadi penyebaran isu hoax tentang makalua kali ini sangat heboh. lebih heboh dari tahun-tahun lalu.

Masuknya VOC ke Maluku

Yang namanya judul salah satu tujuannya agar membuat adaya tarik pembaca. Begitu juga saya mengambil judul tersebut. Sebenarnya nggak ada kaitannya antara VOC dan diri saya. Nenek saya, Kakek saya, pakdhe, Tante, om, nggak ada darah Belanda nya. Slah satu kesamaan saya dengan VOC Hanya "sama-sama mencari". VOC cari rempah-rempah, kalo saya cari Duit. Saya memposting ini untuk kembali merefresh otak saya, bagaimana jalan ceritnya saya bisa sampai "terdampar" di negeri ini.

Di Maret tahun 2007, Aku menyelesaikan Studiku yang kalang kabut dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Kenapa Kalang kabut?

Kecepatan NetCutti

Biasanya kalo pas di lokasi saya pake koneksi internet fasilitas dari kantor. Jadinya saya bisa internetan dengan gratis.  Saat ini kantor menggunakan internet dengan provider satelit dari CSM.  Kantor menggunakan provider satelit bukan karena alasan sekuriti atau prestis atau alasan teknis apalah, tapi memang karena terpaksa.  Bagaimana nggak terpaksa, wong lokasi kantornya di tengah hutan dan sangat jauh dari peradaban. Kalo saya ditanya CSM kepanjangan dari apa, jawabnya cukup dengan spontan geleng kepala saja alias mbuh ra weruh. Jangankan saya, pernah suatu ketika Saya menanyakan hal tersebut ke orang IT, dia juga nggak tahu kok.

Kaos Berkerah

Hujan. Seperti hari-hari kemarin, Solo dan Seluruh Indonesia lagi ngalami yang namanya Cuaca ekstrim. Sebenarnya apa pengertian ilmiah dari cuaca ekstrim saya nggak ngerti dan sampai saat ini saya belom mencari tahu.  Kira-kira menurut pendapat otak katrok saya, Cuaca ekstrim adalah Cuaca yang nggak sewajarnya, yang merupakan akibat dari pemanasan global. Dan lebih katroknya lagi Cuaca ekstrim adalah hujan ! Dingin ! dan paling nggak cocok untuk makan eskrim.

Hari ini saya dapat kiriman paket. Paket berbentuk amplop coklat seukuran folio, di amplop tersebut memang ditujukan kepada saya. Pengirimnya dari Toyota SEO Award. Setelah dibuka ternyata sebuah kaos warna putih berkerah dan ada bordiran di dada kiri bertuliskan "Toyota SEO Award 2010".  Lumayanlah, itung-itung buat nambah gombal-gombal yang menghuni lemari saya.

Kecewa Dengan Kasir Foodmart

Hari ini Aku sudah semalam di Ambon. Bersama istri dan anakku. Tujuanku ke Ambon bukan untuk main main ataupun sekedar jalan-jalan. Aku harus menjalani serangkaian prosesi untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kemenkes. Rutinitas tiap setengah tahun. Laksana seorang dukun, kemenyan, bunga tujuh rupa, air dengan jampi-jampi, jajan pasar, tak lupa juga ayam seekor dipersiapkan untuk "memunculkan" sang makluk halus. Pun dengan diriku. Sejepret kertas fotokopian, map, surat ita inu, meterai 6000an menjadi syarat agar SK bisa keluar. *Sambil Komat kamit baca doa*

Persiapan sudah lengkap. Berkas dikirim. Mission acomplished, Tapi belum Game Over. Masih ada bonus stage. Berhubung ada kesempatan main ke Ambon. aku menyempatkan belanja dan sedikit urusan di Bank. Belanja mulai dari pakaian, mainan buat najwa hingga soal dapur. Kebetulan hotel tempatku menginap dekat dengan Amplas (Ambon Plasa) maka aku belanjanya di Amplas saja. Kebetulan di Amplas (seperti plasa-plasa pada umumnya) pakaian dan sebagian kebutuhan harian lainnya bisa di dapatkan. Jelas nggak selengkap Amplas di Jogja, namun Amplas di ambon sudah bisa memenuhi hasrat tersier manusia.

Kadang aku sering lost control kalo lagi belanja. Karena memang kesempatan belanja di kota sangat jarang, dan banyak barang-barang yang nggak bisa aku temui lokasi kerjaku. Rasa-rasanya mau memasukkan semua barang dalam keranjang belanjaan. Melihat garam meja saja laksana melihat mutiara. Lebay banged. Ada sebuah pengalaman yang bikin aku kecewa saat belanja di foodmart di Ambon. Saat itu aku belanja yang lumayan agak banyak. Aku masuk ke kasir mau membayar belanjaan. Saat di kasir, petugas yang melayani adalah  dua orang perempuan. Berseragam putih hitam. Dan seluruh deretan kasir tersebut kesemuanya berseragam putih hitam, Jelas baget kalo lagi magang atau trainning. Nggak ada seorangpun yang berseragam krem-oranye sedikit ijo khas petugas foodmart. 

Karena belanjaanku lumayan banyak, akhirnya aku minta agar dimasukkan kedalam kardus. Hal yang biasa aku lakukan, selain lebih mudah dan praktis juga memanfaatkan kardus bekas serta mengurangi penggunaan plastik. Menurutku lebih bijak pake kardus bekas daripada make plastik. Tapi jawaban yang diberikan kedua petugas kasir tersebut sungguh mengecewakan dan dengan enteng mengatakan  "Karton seng ada "  yang artinya "nggak ada kardus". Aduh sungguh mengecewakan jawabannya, bagaimana mungkin toko sebesar foodmart nggak ada kardus bekas. Aku bukan anak kecil yang bisa dibohongi dengan hanya bilang "permennya sudah habis".  Setidaknya petugas kasir tersebut bisa memberikan argumen yang masuk akal lah. Atau setidaknya ada petugas Foodmart yang mengawasi kinerja para trainnee, yang bersembunyi atas kemalasan  untuk mencarikan kardus dengan berkata "Karton seng Ada".  





Sorry, We're Closed

Saat semua tidak sesuai rencana kadang bikin kecewa. Tapi berbeda yang kualami. Aku berencana mudik saat lebaran nanti. Tapi berhubung ada sedikit gangguan kesehatan akhirnya dengan senang hati harus mudik di bulan ini. Sip sip. Jadi untuk sementara mungkin ngeblognya  rada terhambat oleh aktipitas dan rutinitas di kampung halaman Solo.

Samsung Digimax A402
ISO : 200
F Number : F/3.5
Exposure Time : 1.86sec
Focal Lenght : 6 mm
Pict Taken : 23 Juni 2006


Disini Seperti Ini

Saat kira-kira saat matahari masih seperti ini, saya berangkat kerja. Masih dingin memang...


 
 Dan kendaraan seperti ini lah yang setia mengantar saya setiap harinya.

Balada Remote Area

Bekerja di Sebuah perusahaan yang manejemannya masih amburadul dan lokasi sangat terpencil emang kadang bikin nyesek. Semua departemen berjalan sendiri-sendiri. Nggak pake koordinasi. Masing-masing bikin aturan main. Jarang ada meeting, Kalopun ada nggak pernah nyinggung bidang saya. Jangankan rapat, di ajak diskusi saja saya juarang sekali. Setahun paling satu dua kali. Tapi giliran ada kerjaan yang sedikit nyangkut tentang kata "sehat" pasti diberi seat paling depan.

Namanya perusahaan makanan. Sudah tahu buyer-nya rewel, pengennya produk yang dikonsumsi higienis. nggak terkontaminasi penyakit, Kok ya mempekerjakan karyawan pengolah makanan tanpa surat keterangan sehat. Dasar pemikiran versi beta, unstable, nggak pernah di update. Giliran buyer komplain, baru deh kalang kabut, suruh cek satu persatu karyawannya. nge Lab, Foto Ronsen dll. Dipikirnya dokternya mantan tukang foto juga. Jelas-jelas akan dipekerjakan ditengah hutan kok persiapan nggak matang. Dasar beta version.


Setahu mereka, dokter itu serba Tahu dan bertanggung jawab semua-semua tentang kesehatan. Lalu kalo kerjaan buanyak dan dokternya sampai sakit siapa yang akan bertanggung jawab. Mereka Mikir sampai kesitu nggak yah?? *jawabannya emang gue pikirin*

Penat dan nyesek mikir ulah para boz kadang ngeblend dengan kisah lucu dan kasihannya para pasien-pasien. Pernah suatu ketika pikiran kalut gara-gara urusan kerjaan eh tiba-tiba dokter lapis dua, yaitu istriku sendiri cerita kalo dia kedatangan pasien. Saat pasien masuk ruang periksa dan ngelihat benda putih, nempel didinding, seukuran bungkus rokok, dilengkapi dengan layar. Secara polos, pasien tersebut bertanya
"Itu HP-kah??"
Aku yang mendengar ceritanya saja Sontak tertawa. Gara-gara lahir hingga tua tinggal di remote area jelas-jelas remote AC di Pikirnya HP. Untung masuk ruang periksa nggak dikira masuk kulkas.


Sirkuit Arara - Saleman (Routable)

Nggak ada kesibukan yang keluar jalur, masing-masing masih berjalan sesuai "rel" nya. Ya,Sebuah Rutinitas kerja. Sebenarnya aku termasuk orang yang nggak suka dengan rutinitas. tapi mau gimana lagi, situasi dan kondisi yang menuntutku dengan vonis : menjalani rutinitas. Kadang untuk menghilangkan "kesan" rutin, tak jarang aku melakukan hal-hal yang di anggap kurang kerjaan. Bahkan menurut sebagian orang, hal itu sungguh tak lazim.

Kali ini untuk membunuh waktu dan menghindar dari rutinitas, aku iseng-iseng mencoba belajar membuat peta GPS. Project pertama saya adalah Sirkuit Arara-Saleman. Perjalanan dari tempat tinggalku di Arara ke Puskesmas Saleman. Jalurnya sepanjang 75,8 Km, waktu tempuh sekitar 2 jam. jadi kalo Pulang pergi sekitar 150km sih. Lumayan. Track yang dilalui, kanan-kiri tebing dan jurang, pepohonan rimbun, panorama Gunung Binaya. Kurang lebih 90% jalur aku lalui adalah daerah hutan dari Taman nasional Manusela. Jadi gak heran kalo dijalan ketemu babi hutan, rusa, burung elang, Kasuari yang sedang nongkrong dipinggir jalan.

Kemasan Yang Menarik

Nggak ada yang penting saat saya pergi ke Puskesmas Kemarin. Seperti hari-hari biasanya. Pasien, Obat, Pemeriksaan, Homevisite semua dilakukan seperti biasa. Pulang Puskesmas juga seperti biasa, nggak ada yang istimewa. Sesampe di rumah dinas sayur kesukaanku dah didepan meja. Sayur daun katuk ( Sauropus androgynus). Awalnya sayur katuk bukan merupakan sayur favorite. Gara-gara di Saleman susah cari sayur, akhirnya yang gampang saja. dan dipinggir-pinggir pagar tetangga banyak. Sesuai pribahasa nenek moyang Witing tresno jalaran kepekso.  Akhirnya katuk menjadi santapan rutin saya saat pulang dari Puskesmas. 

Sebuah TradeMark

 

Iseng-iseng buka-buka file foto jaman dulu. perhatiin folder "PTT di Maluku tenggara". Buka. Liat temen teman pada seru-seruan sambil membunuh waktu menyelesaikan masa bakti. Saat lihat, ada beberapa foto yang cukup eyecatching juga... coz style didepan kameranya sangat khas. Dari berbagai koleksi foto-foto Lulu di HD saya mayoritas gaya khasnya mengangkat tangan sambil membentuk huruf "v". Maksudnya apa yah?? Promosi KB apa yah?? dua anak Cukup... hehehe...

Coba perhatiin foto-foto dibawah ini, Mo dipantai, di perahu, di tempat tidur, di mobil, bahkan sampe manjat saja dibela-belain untuk lepas salah satu pengangannya untuk membuat trademark ini... bener-bener konsisten dokter yang bernama asli Luyanti...

Borgol Saja

Berita heboh plesirnya Gayus halomoan Tambunan, sang mafia Pajak menonton tenis pada Commonwealth Bank Tournament of Champions WTA di Nusa Dua, Bali belum lenyap dari ingatan kita. Eh malah baru-baru keluar berita yang menghebohkan juga bahwa ada salah seorang menuliskan berita di surat pembaca di Harian Nasional Kompas kalo melihat laki-laki, make wig mirip gayus plesir ke Singapura. dan usust punya usut, Sony "gayus " Laksono plesiran juga ke Makau, Kuala lumpur. Ada apa gerangan sang super gayus sampe jalan-jalan ke luar negeri?  waduh gimana nih aparat penegak hukum kita... apa gara-gara gayus pake gelang power balance, sehingga kekuatannnya yang bersifat placebo tersebut bisa berlebih (katanya).. hihihii....
Kesigapan, kesungguhan para penegak hukum, sangat diidamkan masyarakat negeri ini. Karena gregeten atau ingin ikut berpartisipasi membantu aparat penegak hukum yah? becak ini pun dilengkapi dengan borgol. Mungkin maksudnya, Jika abang becak melihat Gayus plesir ke Masohi dan naik becak ini, hmmm lihat saja... langsung diborgol gak pake lama.
Berikut isi surat pembaca yang dimuat Kompas hari Minggu (2/1/2011):

Pake www

Awalnya sempet binun, kenapa domain blogku di dukundigital.com nggak bisa dibuka. Aku refresh berkali-kali tetep nggak bisa. Aku pikir koneksiku yang terlampau leletz.. Coba buka halaman yang lain ternyata lancar-lancar saja. Akhirnya aku coba dari halaman asalnya yang menggunakan blogngepots. eh bisa... Wasyem, setelah googling ternyata costum domain dari blogspot nggak bisa dibuka jika tanpa www. so mesti alamat komplit... www.dukundigital.com

temans, pernahkah diantara temans ngalami hal yang sama dengan diriku..?? Atau mungkin ada yang punya solusi???


Felish-Jelajah Merapat di Masohi


Hari ini senin pertama di 2011. Senin ini, Aku lagi ada urusan di Dinkes Kabupaten. Biasa,.. datang bulanan. Kebetulan saya numpang sebuah mobil milik PT Nippon Suissan. Yang kebetulan mau jemput salah satu karyawan ke Pelabuhan Amahai di Masohi, jadi numpang deh.. Dari namanya company ini jelas menunjukkan kalo milik jepang. Company ini bergerak di bidang perikanan, yaitu tambak udang Windu.

Libur

Buat temans yang merayakan.
Selamat Hari Raya Imlek 2562
Gong Xi Fa Cai

Bancakan Telah di Buka


Tradisi emang perlu dilestarikan agar tidak punah dan masih bisa dilihat oleh anak cucu. Berhubung dukundigital.blogspot.com dah ganti nama menjadi dukundigital.com maka sesuai tradisi maka haruslah mbancaki. Berhubung nama online, akhirnya bancakannyapun cara online. 

Setelah dibahas oleh rapat komisaris *cie gaya banged*, akhirnya diputuskan untuk mengadakan bancakan cara online dalam bentuk lomba SEO. Namanya SEO tentu akan membidik kata kunci dong. Setelah penuh pertimbangan dan investigasi kami pun akhirnya memutuskan untuk memilih kata kunci "ASI Eksklusif memang lebih baik" dengan pertimbangan, saat kami search di Google.co.id kata kunci tersebut tidak ditemukan. Kenapa memilih google indonesia? Karena selain google menjadi mesin pencari paling populer saat ini, googlepun akan kami daulat sebagai salah satu dewan juri.

Bagi para Pejuang SEO silahkan dinikmati kudapannya disini..

Ganti Nama

Kalo Jamannya kakek, mbah, eyang, pakdhe-pakdhe kita, atau bahkan ortu kita tentu masih ada istilah nama kecil.  Ya memang biasanya, khususnya orang jawa jadul nama kecil dan dewasa biasanya berbeda. gak tau kenapa alasannya mengganti nama. Lain lagi artis. Artis juga ganti nama, biasanya alasan ganti nama adalah agar lebih "menjual".

Kalo orang jadul dan artis punya nama yang 'kedua', nggak mau kalah dengan blog tempat ngomelku ini. Yang dulunya dukundigital.blogspot.com kini telah berganti nama dengan dukundigital.com saja. Tujuannya gak lain adalah untuk memperpendek nama saja dan semoga dengan domain yang baru ini bisa lebih baik dan menjadi blog yang rohmatan lil alamin.

Akhir kata, monggo pak naib pimpin doa. Waktu dan tempat kami persilahkan....

Tak Harus Semeriah Yang Kemarin


Pagi ini kaki sudah menginjak di 2011, Perayaan tahun baru kali ini nggak semeriah tahun lalu. Khususnya ditempatku. Sebenarnya mau meriah apa nggak saya nggak terlalu berpengaruh sih. Saya kurang begitu menikmati acara tahun baru. saya lebih seneng nongkrong di rumah ma keluarga, atau main sama temen, atau mentok-mentoknya nongkrongin lapie acer

Berbeda dengan perayaan tahun baru 2010 kemarin. Saya bersama teman-teman ngadain acara barbaque-an di halaman rumah, dilengkapi sound ala kadarnya dan ngundang para para duta besar dari negeri tetangga.. Aksa dari negeri Rutah, Matto dari Saleman, Duddy dan Sam dari Ambon. Agus, Hadir, Saya dan Istri langsung didatangkan dari Jawa. Icanox dari Wahai. Untuk ibu-ibu Eny, Susty keduanya dari Kobisonta. Nama-nama terdengar asing. 

Malam tadi nggak ada acara khusus di luar rumah, karena memang cuaca lagi nggak bersahabat. Dari selepas maghrib hingga pagi hujan mengguyur Arara. Nyaris nggak banyak manusia yang ngadain acara diluar ruangan. Mereka lebih seneng ngadain indoor. Termasuk aku. Aku "hanya" nongkrongin laptop, browsing dan menikmati mie kuah ditemani istri dan putriku najwa, sambil kadang-kadang diselingi nonton TV. Dua sosok perempuan yang mebutaku bersemangat menjalani rutinitas di negeri sagu ini. Mungkin tanpa mereka berdua aku hanya betah beberapa bulan saja. Dan terbukti memang. Aku betah disini karena mereka. 

Saat pergantiian tahun terdengar beberapa bunyi petasan dan kembang api. itu pun tidak seberapa. Dar-dor-dar-dor, suaranya tidak mengusikku untuk beranjak. aku masih sibuk dengan laptopku. Lalu apa dengan pergantian tahun yang "tidak" meriah, 365 hari kedepan harus dijalani dengan tanpa semangat??  Nggak dong. Tahun ini harus tetap semangat, dan lebih fokus pada tujuan, dan tentunya planning yang tengah kita siapkan (harus) terwujud. 



Jelajah Ke Saleman

Pulang dari jalan jalanhari minggu pagi dipenghujung Bulan Januari saya langsung menyalakan TV. Eh ternyata Jelajah baru mulai. dan hostnya Felish, dan lokasinya Saleman. Waw...  Sip-sip... Ambil Camdig A650 dan record.

Beberapa minggu sebelumnya saya makan satu meja dengan Felish si hostnya tsb di Masohi. Dan beberapa minggu yang lalu saya liat di jelajah, Felish ke Tehoru, yaitu sisi selatan Pulau Seram. Saya pikir nggak mungkin ada liputannya di Sisi Utara seram. eh ternyata saya beruntung. saya liat jelajah masuk ke Saleman. Lokasi kerja dan sekaligus lokasi blusukan saya bereng temen-temen.. sedikit promosi neh. Saya memang penggemar acara yang  ada bumbu adventurenya. Bukannya sok pengen dianggep macho. Tapi emang jarang hidup dikota. Jadi ngelihat yang berbau-bau blusukan gitu terasa dirumah terus.