Pengecekan Alat pengukur tekanan Darah (Tensimeter) Air Raksa

Dukun Digital. Setelah mengalami bola pemompa tensi meter ngadat yang lalu, iseng-iseng pengen ngerti gimana sih mengecheck apakah tensimeter tersebut masih layak pakai apa gak. Secara, usia tensimeter air raksa ini sudah seumuran patung pancoran. lebay.  jadi alangkah baiknya kalo tensimeter tersebut di kalibrasi atau di terra ulang, tapi berhubung di lokasi yang lumayan nyempil jauh dari upil jadinya ya di cek saja, Dibandingkan dengan tensimeter lain yang di anggep masih bagus dan sehat. Gak asyik dong, kalo tiap hari nensi pasien, tapi hasilnya gak bener..

Digital dan Analog Manual
Konon katanya, Cara melakukan pengecheckan tensi meter air raksa secara sederhana adalah sebagai berikut:
  • Pastikan sebelum sebelum dipakai, air raksa harus selalu tetap berada pada level angka nol (0 mmHg).
  • Pompa manset sampai 200mmHg kemudian tutup katup buang rapat-rapat. Setelah beberapa menit, Lihat ada penuruanan tekanan gak?? ini untuk menilai apakah ada kebocoran.
  • Lepas selang dari tabung kontainer air raksa, lalu amati Penurunan tekanan dari 200mmHg ke 0 mmHg.  Normalnya harus kurang dari  2 bulan ups 2 detik..
  • Jika kecepatan turunnya air raksa di sphygmomanometer lebih dari 2 detik, berarti nilai tekanan systole maupun diastole yang ditunjukkan di Sphimomanometer akan lebih tinggi dari hasil sebenarnya.
  • Setelah dianggap gak ada masalah, sekarang saatnya dicoba untuk dibandingkan dengan tensimeter yang dianggap masih normal. 
Kali ini saya membandingakannya dengan tensimeter digital. Coba lakukan pengecekan 3 kali, dan bila rata-rata selisihnya gak terlalu jauh ( < 5mmhg ),  so dengan jumawa saya memutuskan bahwa tensimeter yang seumur patung Pancoran tersebut masih bisa ditolerir untuk digunakan.

Okey... capcuss... moga bermanfaat.
ohya postingan ini bukanlah tutorial wajib dalam pengecekan tensimeter, melainkan hanya berbagi pengalaman saja. Kalo mau valid ya ke gerai alat-alat kesehatan yang bisa melakukan masturbasi ups maaf... maksudnya kalibrasi. Maaf salah ketix...




REVIEW BAN TUBELESS SATRIA FU, ban tubeless motor cocok, awet dan Murah


Ban Tubeless Dukun digital
 Ban Tubeless paling worthed versi dukundigital

Dukundigital. Sudah Beberapa kali ganti ban tubeless untuk satria FU baik depan ataupun belakang dengan berbagai merek. Rute jalur macul yang relatif jauh dan melalui medan kombinasi aspal dan juga tanah menjadikan saya harus memilih ban yang cocok untuk Satria FU. Kalo ban mobil saya rasa nggak terlalu bingung, karena bisa tinggal pilih mau pakai yang jenis HT (highway Terrain), MT (mud terrain) atau AT (All terrain), beres. Karena untuk motor ngga ada pilihan tersebut jadi harus melihat dari compound dan kembangannya (pattern) .

Berikut ini saya sampaikan beberapa komparasi ban yang pernah saya pakai dan review selama menggunakannya. Dalam memberikan penilaian hasil komparasi ini tidak memakai alat apapun sebagai patokan selain odometer yang nempel di motor satria FU. Sedikit gambaran, Ban digunakan dengan rute yang relatif sama, harga perolehan ban tersebut juga dari retail toko di kota Masohi Pulau Seram dan penilaiannya semata-mata hanya menggunakan feeling saja dan dalam memberikan nilai seobyektif mungkin karena emang ngga ada yang ngesponsori dari pihak manapun. Tapi jelas hasilnya gak seakurat kalo pake alat dan teknik yang lebih canggih.

Merk / Type  Grip Aspal  Grip Tanah dan batu  Umur pakai  Harga  Skor
 FDR Sport XT **** *** *** ** 12
 FDR Sport XR **** *** *** ** 12
 FDR Genzi *** **** ***** *** 15
 IRC NR 80 ** **** ***** *** 14
 IRC Razzo **** *** **** ** 13
 Mizzle ** *** ** (failed, botak sebelah, benjol-benjol) **** 11


Dilihat dari tabel diatas, bisa dilihat skor ter tinggi yaitu FDR Genzi dan paling buntut mizzle. Untuk mizzle saya nggak inget persisnya type yang apa. Mizzle dinyatakan gagal dalam test umur pakai, karena baru dipakai sekitar 3 bulan sudah ada indikasi bothak sebelah dan ada beberapa benjolan. Berhubung jalur yang saya lewati adalah hutan, khawatir terjadi hal yang gak asyik dijalan, so ban mizzle segera saya ganti pada bulan ke 5 dengan serabut nylon sudah kelihatan sebagian..

Pattern masih bagus, Serabut sudah nonggol.


Oke semoga review ini bisa  ngasih sedikit  gambaran secara kasar dalam memilih ban yang cocok...


Review Buku : Burhan Uray Berbakti Untuk Indonesia

DukunDigital kalender masih tanggal 22 Desember 2012. pas kebetulan bertepatan dengan hari ibu. Di perusahaan sini kedatangan bigboss dari Jakarta beserta rombongan. Dan di kantorpun diadakan ramah tamah dengan para karyawan. Bukan hanya karyawan, masyarakat sekitar juga ikut diundang. Bahkan anak-anak SD dan TK pun ikut berpartisipasi dalam penyambutan BigBoss. Anak-anak SD berjajar rapi, sedangkan anak TK perform marching band. Meriah memang...

Djajanti Group Burhan Uray

Selesai acara ramah tamah dan santap hidangan, bigboss bagi-bagi angpao dan doorprize berupa kalender 2013, baju batik dan Buku. Kalender 2013 saya gak terlalu minat, selain didukundigital udah ada link download kalender 2013, kalender yang dibagikan gak ada hari sepasaran Pon Wage Kliwon nya sebagai pedoman para dukun. Jadinya rasanya kurang nendang.. * Buukk... ditendang mbah dukun
Lagian semakin sering melototin kalender, semakin pengen cepet mudik. * Buk... ditendang istrinya mbah dukun..

Untuk Buku saya penasaran. Jadi tanpa basa-basi saya langsung minta ke panitia. Seandainya nggak di kasihpun, saya bakalan pinjem ke ibu-ibu karyawan. No offence, Saya yakin, palingan ibu-ibu tuh gak banyak yang doyan baca, palingan buat pajangan saja. wong buku Kesehatan Ibu dan Anak  dari puskesmas yang tipis aja jarang yang baca, apalagi ini tebelnya 4 kali lipat. Karena emang stocknya banyak, Alhamdulillah, saya dapet buku tersebut.

Buku ini berjudul Burhan Uray Berbakti Untuk Indonesia, dengan Cover depan terpampang foto sang BigBoss, Datok Sri Burhan Uray yang biasa akrab di kalangan karyawan dengan sebutan pak Bong. Sepulang dari acara ramah tamah, buku saya buka. Malam minggu dan minggu gak ada kerjaan saya habiskan untuk membaca buku setebel 260 halaman. Dibuku itu menceritakan perjalanan Sang BigBoss mulai dari kecil, memulai usaha dan sukses seperti sekarang. Burhan Uray yang punya nama Tionghoa Bong Sun On diceritakan oleh penulis adalah seorang sosok yang tangguh, ulet, dan pantang menyerah, kaya raya, dermawan dan punya banyak relasi. Di Buku tersebut juga banyak foto-foto Burhan Uray bareng presiden, para pejabat-pejabat dan para menteri yang sering nongol ditipi. Meskipun secara pendidikan Burhan Uray gak makan bangku sekolah yang tinggi, berasal dari keluarga yang ekonominya pas-pasan, tapi berkat kerja kerasnya bisnisnya bisa menggurita. Burhan kecil yang hanya sebagai penyadap karet, berkat kerja kerasnya akhirnya bisa merambah kerajaan bisnis dimana-mana. Pesawat, heli, Kapal-kapal, Pelabuhan dan bandara pribadi sudah dimilikinya. Dengan kekayaan yang bisa dibilang Wow (*dilarang koprol!!), dan umur sekarang sudah 83an tahun, Burhan Uray masih semangat bekerja.. Dan masih banyak inspirasi yang bisa diambil dari kisah Burhan Uray di buku itu.
Burhan Uray - Dukun Digital

Hmm, terlepas dari benar tidaknya isi dari buku tersebut, menurut saya buku ini lumayan menarik. Bukan bacaan yang berat, tulisan mudah di pahami, tetapi isinya bisa tersampaikan. Bagi saya pribadi, tentu isinya terasa nendang, karena beberapa tempat-tempat pelosok indonesia yang disebutkan dibuku ini bukanlah tempat asing di telinga saya. Bahkan beberapa lokasi yang disebutkan dan di beberapa foto buku itu adalah tempat cangkulan saya sehari-hari. 

Buku itu awalnya dibikin tahun 2010 tapi dalam bahasa mandarin oleh Betty Pai. Betty Pai adalah seorang pembawa acara televisi di Taiwan di era 70an. jadi maklum kalo ditulis dalam versi mandarin. Kemudian oleh rektor Universitas Al Azhar Indonesia, karena dianggap bagus dan bisa menginspirasi, akhirnya Buku  ini di bikin versi terjemahan indonesianya oleh tim dari Universitas Al Azhar Indonesia dan diterbitkan oleh Universitas Al azhar Indonesia juga. Cetakan pertamanya September 2012 oleh Gramedia. Saya gak tau persis, buku ini beredar dipasaran atau gak. Yang jelas saya dapetnya ngemis dipanitia dan Gratiss..

Oke Udahan dulu ah, ohya Mumpung masih suasana hari Ibu, biar lebih nendang... saya mau ngucapin untuk mama ah...
"Mamaaa... Maafin anakmu ini, kemarin waktu mama lagi di kantor pulisi, gak sempet kirimin mama pulsaaa... tapi tetep kok... iluvumam..."
*Buk, ditendang mama....


Lowongan Kerja : Dibutuhkan D3 dan S1 Teknik Sipil

dukundigital Sekedar bantu broadcast doang.... 
 
Perusahaan tambak udang PT Mina Seram Lestari, tang berlokasi di Maluku lagi membutuhkan karyawan.
Syarat :
  1. Berkelamin laki-laki. KW mungkin masih boleh. Laki boleh, perempuan juga boleh ( updated)
  2. Lulusan S1 Tehnik Sipil  (satu orang) dan D3 Teknik Sipil  (satu orang).
  3. Diutamakan menguasai AutoCAD dan ngerti soal estimasi bangunan.
  4. Penempatannya di pulau Seram Maluku. kalo pake google earth di koordinat sekitaran 2.54' S 129. 17' N

Arara Lowongan Kerja Bagi temans yang kebetulan lulusan teknik sipil  dan cari lowongan kerja. silahkan kirim lamaran serta CV dan jangan lupa  nomer telepon yang bisa dihubungi ke  ***** at***.com dan nanti akan saya teruskan ke HRD.
 ..
Harap di catat!!!
Untuk urusan gaji, cuti, sistem kerja dan fasilitas silahkan nego sendiri dengan pihak perusahaan, terima atau gak bukan kewenangan saya. Saya gak ikut campur...hanya bantu broadcast saja...

Makasyih.... Moga bermanfaat....



Update :
Berhubung udah ada yang ngisi. lowongan dinyatakan TUTUP...


How To Repair Tensimeter Yang Ngadat

Dukundigital. Salah satu "perlengkapan tempur" para dokter dalam melakukan diagnosis fisik adalah tensimeter atau istilah kerennya sphymomanometer.  Jenis dan bentuk alat ini ada bermacem-macem.  Tapi yang familier dan jamak ditemui di sarana pengobatan (baca: puskesmas) adalah yang model pompa dengan manual.

 memperbaiki tensimeter dukundigital
karet pemompa unremlendungable alias nggak mau mlendung kembali

Yang namanya alat pasti ada umur pakainya, seperti pengalaman saat pengobatan blusukan kemarin. Karena pengaruh dari faktor U, dan dipakai setiap hari, tiba-tiba tensimeter yang kami bawa ngadat. Permasalahannnya sebenarnya sepele, yaitu karet pemompa kempes dan nggak mau mengembang kembali saat dipakai. Mau balik ke puskesmas untuk nuker jelas gak mungkin karena jarak yang terlalu jauh. Apalagi mau beli pemompanya. Jelas gak ada, lha wong pompa sepeda aja gak ada yang jual.. apa lagi pompa tensimeter....
Wasyemmm, akhirnya kerja jadi lebih lelet gara-gara gak mau mlendung... 

Sampai di rumah, tensimeter yang ngadat coba di utak-atik.  Dari hasil investigasi, kasus nggak mau mlendungnya diduga  karena bola gotri yang ada di valve gak mau terdorong balik lagi. mungkin karena seret bin keset... so, tekanan udara dari luar ngga mampu mendorong bola gotri untuk kembali

Akhirnya setelah dapat wangsit dari arwahnya MacGyver, Valve atau klep yang ada diujung pompa coba saya lepas. Cukup gampang, cukup pakai tangan gak perlu alat tambahan.

Repair tensimeter dukun digital

Valve akan terlihat seperti dibawah ini. Didalam valve tersebut terdapat bola gotri yang diduga sudah keset bin seret..
Dukun DIgital memeperbaiki tensimeter 

kemudian lubang valve saya tetesi dengan minyak (oli).
Service tensimeter

Setelah ditetesi, goyang-goyang. Tujuannya agar minyak sebagai pelumas bola gotri di valve bisa merata. Kemudian sisa minyak dibersihkan pakai tisu dan valve saya pasang kembali ke karet pemompanya.

Hmmm setelah di coba, alhamdulillah sekarang karet pemompa bisa kembali mlendung dengan sukses.
* Terimakasih klinik Tong fang  Macgyver......